Komisi Sekuritas dan Pertukaran AS SEC secara tidak sengaja mengungkapkan informasi pribadi penambang crypto dari perusahaan blockchain Green. Dalam sebuah laporan baru-baru ini, agensi tersebut membocorkan detail kontak seperti nama dan alamat email dari beberapa penambang cryptocurrency yang bekerja dengan perusahaan blockchain Green.
SEC Akui Kesalahannya dalam Pengungkapan Terbaru
Pada 17 Januari, Washington Examiner melaporkan bahwa pihak berwenang telah memantau Green selama bertahun-tahun. Pengungkapan ini muncul karena regulator keuangan salah meneruskan email ke perusahaan blockchain yang berisi identitas lebih dari 650 individu.
Washington Examiner mengatakan kebocoran itu mungkin telah melanggar hukum federal AS. Selain itu, menurut laporan, informasi tersebut mungkin terkait dengan peretasan pada node blockchain Green. Namun, belum ada laporan peretasan tambahan sejak pengumuman kebocoran data tersebut.
Menurut fakta, pengungkapan Green merupakan pelanggaran yang suatu hari nanti dapat dimintai pertanggungjawaban oleh agensi tersebut. Namun, di sisi lain, juru bicara resmi SEC memastikan privasi informasi pribadi dengan mengatakan: